Kamis, 12 April 2007

Goong

Judul: Goong
Author: Park So Hee
Jenis: Manhwa

Buat yang suka drama Princess Hour, ini adalah cerita aslinya. Drama itu diangkat dari komik ini, tapi di Indonesia sendiri baru terbit sampai nomer 11.

Secara garis besar ceritanya hampir sama hanya film menggambarkannya dengan lebih detail. Juga ada perbedaan sedikit misalnya kunjungan Sin ke Inggris, bukan ke Thailand kaya di film. Selain itu ada beberapa perbedaan tokoh, misalnya kakek Cha Kyeong yang masih hidup di komik dan tidak adanya tokoh kakak perempuan Sin.

Karena komik, jadi ekspresi dan kegilaan yang dimunculkan bisa lebih bebas, toh tinggal menggambarkan. Tapi kadang sedikit berlebihan dan "merusak suasana" misalnya ketika suasana haru tiba-tiba penulis menggambarkan tampang kocak Cha Kyeong yang menurutku bukannya bikin lucu malah bikin suasana jadi aneh.

Yul di komik juga lebih licik dan jahat dibanding dengan di film, jadi buat cewek-cewek yang tidak rela dengan ending film yang sangat tidak adil buat Yul tidak akan merasa seperti itu kalau baca komiknya karena di komik Yul memang jahat jadi dia pantas mendapatkan balasan . ha..ha...-ko jadi kaya film silat?-

Di komik yang terakhir terbit di Indonesia, nomer 11, ceritanya sudah sampai Cha Kyeong meminta cerai di wawancara TV tapi dari cerita dan suasana yang dibangun pengarang kayaknya endingnya masih lama. :(

Zamba


Judul: Zamba. Kisah Nyata Tentang Singa Berhati Manusia
Penulis : Ralph Helfer
Penerbit: Elex Media Komputindo
Tebal: 310 hlm

Buku ini berdasarkan kisah nyata penulisnya. Kisah tentang singa yang diperlakukan dengan kasih sayang oleh pemiliknya, Ralph Helfer seorang animal behaviourist, sehingga menjadi singa yang jinak dan sangat bersahabat dengan manusia.

Zamba, nama singa itu, didapatkan Ralph dari seorang teman lamanya pada umur dua bulan setelah ditemukan sekarat di pinggir sungai di Afrika. Ralph Helfer yang sangat ingin membuktikan teorinya tentang pendidikan dengan kasih sayang terhadap binatang merasa lewat Zamba-lah dia dapat membuktikannya.

Kecintaan Ralph dan perlakuannya yang penuh kasih sayang pada Zamba membuat kedua mahluk itu sangat dekat bahkan bisa dibilang dapat saling mengerti. Di sebuah cerita bahkan dikatakan bahwa Zamba kehilangan semangat dan nafsu makannya setelah dibentak dengan kata-kata kasar oleh Ralph. 

Buku ini bagus banget tapi yang paling kusuka justru bagian awal-awal yaitu cerita Ralph dan pandangan dia terhadap pelatih-pelatih binatang dengan rasa takut. Aku memang suka dengan "new paradigm". Berhubung aku sangat visual jadi berkali-kali agak kesulitan untuk membayangkan bagaimana besarnya Zamba, keadaan peternakan setelah badai salju, atau setelah diterpa banjir terbesar di daerah itu dan lain-lain hanya dengan kata-kata, mesti lihat fotonya baru puas. 

Pokoknya aku sangat menganjurkan untuk membaca buku ini. Membuat kita semakin cinta dengan binatang, bikin aku pengen ke Afrika!! Karena cara kita memperilakukan binatang mencerminkan cara kita berperilaku dengan orang lain.