Kamis, 21 Oktober 2010

Pemikirulung dan Lelaki Tua dan Laut

Judul: Lelaki Tua dan Laut
Pengarang: Ernest Hemingway

Apa yang mendasari anda membaca atau membeli buku tertentu? Kalau saya, banyak. Yah, karena anggaran membeli buku saya tidak sebanyak buku yang ingin atau mestinya saya beli. Maka perlu proses memilih dalam membeli buku. Salah satu faktor nya (tentang faktor lainnya mungkin akan saya bahas di tulisan lain, kalau anda memang tertarik untuk tahu) adalah testimony. Yap, kesaksian dari orang lain bahwa buku itu memang bagus, atau bahkan sampai direkomendasikan untuk dibaca akan sangat mendorong saya untuk membeli atau membaca sebuah buku.

Awalnya, saya tidak tertarik dengan buku ini. Karena selain judulnya tidak menarik, gambar covernya juga. Dulu, waktu sma saya suka membaca banyak novel. Baik itu novel yang tersedia di perpustakaan sekolah, novel yang suka “muncul” di buku pelajaran bahasa Indonesia, seperti “Belenggu”, atau.. ah, bahkan saya sudah tidak ingat lagi judul-judulnya, novel karya pujangga lama, pujangga baru, dll. Atau novel-novel berbahasa inggris yang diterbitkan dian rakyat, saya pinjam dari teman seperti “Silas Marner”, dongeng yunani “daedalus and icarus”. Novel chicklit, waktu saya sma gramedia mulai me-launching chicklit seperti “Bridget Jone’s Diary”, atau bacaan remaja “the princess diary”, karyanya Meg Cabot itu. Novel detektif karya Agatha Christie dan Conan Doyle, sampai novel-novel islami dari mizan atau syamil. Tapi novel ini, saya tidak tertarik. 

(kalau diinget-inget lucu juga, masa SMA adalah masa saya banyak sekali melahap bacaan fiksi, dari komik sampai novel, apalagi pas kelas 3, dan masa itu tak pernah terulang sampai sekarang)

Suatu hari saya baca sebuah novel, tokoh wanitanya orang inggris. Dia berkenalan dengan pemuda amerika, lewat internet. Si cewek datang ke amerika untuk menemui pria itu, memang diundang juga. Salah satu hal yang menarik adalah, cewek ini seorang jurnalis, pandai, suka baca. Cowoknya seorang pengusaha fitness, taunya tentang kebugaran doang. Si cewek agak kecewa karena cowo amerika itu tidak tahu Ernest Hemingway dan belum pernah baca novelnya “the old man and the sea”. Padahal novel ini fenomenal banget. Novel ini menyabet hadiah puleitzer tahun 1953 dan sekaligus mengantarkan Hemingway meraih nobel sastra 1954. Cewe inggris ini kecewa karena si pria amerika tidak mengenal salah satu pengarang Amerika terkemuka sepanjang jaman.

Saya jadi tertarik, pengen baca novel ini juga. Emangnya kaya apa sih?